Delima Mencegah Diabetes dan Kanker

| December 16, 2012 | 0 Comments

 

Penyakit guzi memang merupakan factor resiko diabetes terselubung. Orang-orang dengan penyakit guzi berkemungkinan 2 kali lebih besar menjadi diabetic menurut para riset Columbia university. Bakteri di balik penyakit guzi juga memicu inflamasi di dalam arteri dan inflamasi ini tampaknya membuat jaringan-jaringan lebih resisten insulin. Ketidak mampuan tubuh menggunakan insulin secara tepat adalah penyebab utama pengendalian kadar gula darah buruk, yang lalu menyebabkan diabetes.

Kita bisa tetap sehat dengan cara mendapat vitamin D 1.000 sampai 1.600 IU, dosis yang menurut riset dapat menyembuhkan jaringan gusi dan menurunkan resiko resinten insulin sampai 28%. Selain itu, penting untuk selalu konsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum minum suplemen baru apapun.

Delima Mencegah Diabetes dan Kanker

Delima Mencegah Diabetes dan Kanker

Minum jus delima dapat membantu orang-orang dengan diabetes menurunkan resiko penyakit jantung

Sebuah studi baru menunjukkan, orang-orang dengan diabetes yang minum jus delima merah selama 3 bulan mempunyai resiko atherosclerosis atau penyerasan arteri. Selain itu, jus delima juga tampak memperlambat absorpsi kolesterol LDL yang tidak sehat oleh sel-sel imun.

Orang-orang dengan diabetes mempunyai resiko meningkat untuk atherosclerosis, yang menyebabkan penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, dan masalah-masalah sirkulasi lainnya. Hasil studi menunjukkan, antioksidan yang ditemukan dalam jus delima terutama sangat penting dalam menurunan resiko jantung yang berkaitan dengan diabetes.

Pada kebanyakan jus, gula tampil dalam bentuk bebas dan berbahaya. Dalam jus delima, gula melekat pada sejenis antioksidan unik yang justru membuat gula ini dapat mencegah atherosclerosis. Orang-orang dengan diabetes tak bisa memproses gula secara normal dan disarankan untuk memonitor intake makanan dan minuman tinggi gula alamiah atau guka olahan, termasuk jus buah.

Dalam sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam jurnal atherosclerosis, para periset meneliti khasiat minum jus delima concentrated yang sama dengan sekitar 150ml jus delima yang baru diperas. Diminum setiap hari selama 3 bulan. Partisipan terdiri atas 10 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang tidak Bergantung pada terapi insulin.

Minum jus delima tidak mempengaruhi kadar kolesterol secara keseluruhan, tapi para periset menemukan, jus ini mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL oleh sel-sel imun, factor penyebab utama  atherosclerosis. Kendati mengandung kadar gula yang sama dengan jus lainnya, jus delima tidak memperburuk kadar gula darah pada partisipan dengan diabetes.

Delima putih untuk mencegah obesitas

Bahkan tidak hanya delima merah, delima putih juga dilaporkan dapat mencegah diabetes. Khasiat buah delima putih yaitu dapat mengurangi berat badan atau melangsingkan tubuh. Orang yang gemuk akan merasa mempunyai penampilan yang kurang menarik. Perasaan kurang menarik yang berkelanjutan dapat menimbulkan rasa rendah diri. Oleh karenanya, mereka yang kelebihan berat badan berlomba untuk melangsingkan tubuh. Namun disarankan ukuran tubuh langsing yang diinginkan haruslah realistis, dan disesuaikan antara tinggi dan berat badan sesuai. Upaya yang perlu dilakukan yaitu diet (pengaturan makan) yang tepat dan olah tubuh.

Bahannya buah delima putih yang masih muda satu buah. Cara pemakaiannya, buah dimakan langsung dalam bentuk segar. Resep ini juga dapat mengatasi kurang darah atau amenia, terutama perempuan yang mengalami haid.

Bisa juga dengan menggunakan resep: 2 genggan daun delima muda diremas-remas sambil diberi satu gelas air matang dan sedikit garam. Peras, diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Fitosterol buah delima berhasiat anti kanker

Benerapa hasil penelitian membuktikan fitosterol dapat mencegah penyakit kanker lewat berbagai mekanisme, yaitu menghambat pemecahan sel, menstimulasi kematian sel tumor, dan memodifikasi beberapa hormone yang berpotensi untuk menumbuhkan sel tumor.

Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan olah anticancer research, terdapat hubungan signifikan antara konsumen fitosterol dan pengobatan penyakit kanker. Hewan yang mengkonsumsi fitosterol mempunyai ukuran tumor 33 persen lebih kecil dan sel kanker 20 persen lebih sedikit, dibandingkan dengan kelompok kontrolnya. Hal ini didukung studi-studi sebelumnya yang juga menunjukkan kalau delima juga efektif dalam memerangi sel-sel kanker.

Visit : www.smartdetoxsynergy.com

Sumber : Agar pankreas sehat oleh Pangkalan ide

Baca artikel menarik lainnya : Sistem Pernafasan

 

Tags: , , , ,

Category: Delima Mencegah Diabetes dan Kanker

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *