Sistem Pernafasan

| December 15, 2012 | 0 Comments


Sistem pernafasan tersusun atas sakuran pernafasan dan paru-paru sebagai tempat pertukaran udara pernafasan. Pernafasan merupakan proses untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk mengubah sumber energy menjadi energy dan membuang CO2 sebagai sisa metabolism.

Saluran pernafasan manusia

Pernafasan pada manusia memerlukan saluran pernafasan dan paru-paru. Saluran pernafasan berfungsi sebagai saluran udara yang masuk menuju paru-paru dan keluar dari paru-paru. Peru-paru sebagai tempat pertukaran udara pernafasan yaitu oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2).

Saluran udara pernafasan tersusun atas: lubang hidung, rongga hidung, faring, laring, trakes, bronkus, dan bronkeolus. Lubang hidung sampai bronchioles disebut pars konduktoria karena fungsinya sebagai saluran udara respirasi. Secara lebih rinci bagian-bagian saluran pernafasan dan fungsinya adalah sebagai berikut :

Sistem Pernafasan

Sistem Pernafasan

Hidung

Lubang hidung merupakan tempat pertama yang dilalui udara pernafasan pada saat memasukai tubuh kita. Pada lubang hidung sebelah luar terdapat rambut yang berfungsi untuk menyaring dan mencegah masuknya benda-benda yang berukuran besar ke dalam saluran pernafasan yang lebih dalam.

Faring dan laring

Faring (pangkal tengkorak) merupakan persimpangan antara saluran makanan dan udara pernafasan. Faring memiliki lubang yang disebut glottis dan memiliki penutup yang disebut epiglotis. Epiglotis berfungsi sebagai katub yang akan menutup faring manakala sedang menelan makanan sehingga dari rongga mulut masuk ke kerongkongan.

Sebaliknya , epiglottis akan selalu terbuka jika sedang tidak menelan sehingga udara pernafasan dapat langsung melewati faring menuju ke tenggorokan. Pada faring terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara yang melaluinya, misalnya pada waktu kita bicara. Setelah masuk hidung, udara masuk ke faring. Faring adalah hulu kerongkongan. Faring merupakan persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dengan rongga hidung disebut anak tekak, yang menutup apabila sedang menelan makanan. Pangkal tenggorokan disebut laring. Pada pangkal tenggorokan terdapat selaput suara yang akan bergetar bila ada udara yang melaluinya, misalnya pada waktu kita bicara. Faring memiliki lubang yang disebut glottis sedangkan penutupnya disebut epiglottis, tulang rawan (cartilago) terdapat pada faring. Pada laring terdapat pita suara, berlanjut ke trakhea.

Trakhea

Trakhea (batang tenggorokan) merupakan saluran seperti pipa yang tersusun atas tulang rawan yang berbentuk seperti huruf C. Seperti halnya pada tenggorokan hidung, lapisan paling dalam trakea diselaputi oleh selaput lendir dan sel-sel yang memiliki rambut getar. Trakhea terletak di leher, menghubungkan faring dengan paru-paru. Sebelum masuk ke paru-paru, trachea bercabang menjadi dua bronkus, yaitu bronkus kiri dan kanan. Selanjutnya, setiap bronkus menuju paru-paru dan di dalam paru-paru keduanya membentuk cabang-cabang lebih kecil yang lagi yang disebut bronkeolus. Akhirnya, bronkeolus bercabang-cabang lagi menjadi cabang lebih kecil dan halus yang diujung-ujungnya membentuk suatu kantung yang disebut alveolus.

Paru-paru

Paru-paru terletak di dalam rongga dada tepat di atas diafragma. Diafragma adalah sekat berotot yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru terdiri atas dua bagian, kiri dan kanan, yang terletak di rongga dada. Sedangkan jantung terletak hamper di tengah rongga dada, diantara kedua paru-paru, dengan posisi yang lebih kekiri sedikit. Paru-paru kanan tersusun atas 3 gelambir, sedangkan paru-paru kiri 2 gelambir.

Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura. Di depannya terdapat batang tengkorak dan saluran pernafasan (bronchi). Oleh sebab jantung agak mengambil tempat kekiri, Bagian paru-paru sebelah kiri lebih kecil sedikit dari paru-paru kanan. Dengan demikian dapat di mengerti paru-paru kiri hanya terdiri atas 3 bagian, sedangkan paru-paru kanan 3 bagian.

Alveolus

Paru-paru tersusun atas berjuta-juta alveolus yang memiliki fungsi penting dalam pertukaran gas pernafasan. Alveolus dikelilingi oleh banyak pembuluh darah kecil yang disebut pembuluh kapiler alveoli. Nah, pada alveolus inilah oksigen yang terdapat dalam udara pernafasanberpindah dari kantung alveoli ke aliran darah dan selanjutnya berikatan dengan hemoglobin yang terdapat pada sel darah merah. Sebaliknya karbondioksida yang terdapat dalam darah akan berpindah ke alveolus. Pada bagian tengah dada, batang tenggorokan menyediakan tiga saluran pernafasan untuk paru-paru kanan (satu saluran pernafasan untuk setiap bagian) dan dua untuk paru-paru kiri. Ketiga saluran pernafasan ini segera terbagi atas saluran yang lebih kecil, saluran yang kecil tersebut terbagi-bagi dalam saluran yang lebih kecil dan seterusnya, hingga sampai saluran yang terkecil dari “pohon saluran pernafasan” (bronchial tree), yang jumlahnya, sekitar I miliar unit. Ujung percabangan pernafasan ini disebut “kantung udara” dimana terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Paru-paru memiliki dua sumber darah yaitu arteri paru-paru yang membawa darah dari sebelah kanan jantung, dan arteri saluran pernafasan yang menemani saluran pernafasan dalam berbagai cabang saluran pernafasan. Mengapa perlu ada dua sumber penyalur darah? Ternyata arteri paru-paru yang dating dari sebelah kanan jantung  membawa darah dengan oksigen yang telah dipindahkan dari jaringan yang telah dilaluinya. Darah ini tidak akan dapat menyegarkan jaringan paru-paru. Sebab itu  saluran pernafasan dan paru-paru harus memiliki penyaluran darah segarnya sendiri melalui jalan aorta.

Seperti semua arteri yang lain, arteri yang membawa darah dari sebelah kanan jantung ke paru-paru bercabang sampai menjadi pembuluh darah kapiler. Didalam paru-paru, kantong oksigen dan pembuluh darah kapiler ini terletak berdampingan sedemikian rupa sehingga hanya satu lapis sel yang tipis yang memisahkan udara dari darah.

Lapisan sel ini sedemikian tipis sehingga oksigen dapat melewatinya dengan bebas dari udara ke darah, dan karbondioksida dari darah ke udara. Paru paru, terletak di rongga dada tepat diatas diafragma. Diafragma adalah sekat rongga badan yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru kanan mempunyai 3 gelambir, sedangkan kiri mempunyai 2 gelambir. Paru-paru dibungkus oleh dua lapis selaput paru-paru disebut pleura. Di bagian dalam paru-paru terdapat gelembung halus yang merupakan perluasan permukaan paru-paru disebut alveolus. Sel-sel alveolus secara struktual merupakan penyusun paru-paru yang memiliki peran penting dalam pertukaran udara atmosfir ke kapiler alveolus.

Pertukaran gas dari kantung alveoli ke dalam kapiler darah melalui membrane respirasi yang tersusun atas :

  1. Dinding alveolus,
  2. Membrana basalis, dan
  3. Endothel kapiler alveolus.

Di dalam alveoli terdapat cairan yang disebut surfaktan. Surfaktan mengandung dipalmitoil lecithin (phospolipoprotein) yang dihasilkan olen sel alveolar dan berfungsi untuk menjaga tegangan permukaan alveoli dan mempertipis membran respirasi sehingga difusi gas menjadi lebih efisien.

Visit : www.smartdetoxsynergy.com

Sumber : Anatomi tubuh manusia

Oleh : dr.Setiadi Budiyono

Baca artikel menarik lainnya : Darah tinggi, Kapan minum obat

 

Tags: , , , ,

Category: Sistem Pernafasan

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *